Selasa, 28 Mei 2013

MAKALAH PERBANDINGAN PENDIDIKAN DENGAN KANADA




BAB I
 Pendahuluan
A. Latar Belakang
Setiap bangsa mengembangkan sistem pendidikan yang dipandang unggul dan mampu menjadi sarana yang ideal bagi pencapaian tujuan-tujuan pendidikan. Saat ini bisa kita lihat beragam sistem pendidikan di dunia, yang seringkali dibangun berdasar prinsip pendidikan yang persis sama, namun tetap kaya dengan perbedaan di berbagai tingkatan kebijakan dan teknis pelaksanaan.
            Menjadi bangsa yang maju tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Sudah menjadi suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya suatu negara di pengaruhi oleh faktor pendidikan. Begitu pentingnya pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau mundur, karena seperti yang kita ketahui bahwa Pendidikan tentunya akan mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik dari segi spritual, intelegensi dan skill dan pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa. Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai kemajuan.
Seiring dengan derasnya arus tukar informasi mengenai sistem pendidikan yang beragam di berbagai kawasan, bahkan saat ini sampai yang bersifat mondial, berkembang pula sebuah disiplin baru yang dipandang mulai berperan nyata sejak 1960, yang disebut dengan comparative education (Syah Nur 2003:1). Tujuan dari comparative education utamanya adalah untuk mengetahui berbagai macam perbedaan yang berimbas pada berbedanya sistem pendidikan di dunia, dengan kata lain, bertujuan untuk mengetahui berbagai prinsip yang mendasari pengaturan perkembangan sistem pendidikan nasional (lihat Syah Nur 2003:4). Pada gilirannya upaya-upaya memahami beragam sistem pendidikan di berbagai belahan dunia telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan dan perbaikan pendidikan di banyak negara.
Saat ini komunitas yang mempunyai fokus kinerja comparative education telah terbentuk di banyak negara. Organisasi yang bergerak pada awal maraknya displin ini adalah “Comparative Education Society” di Amerika Serikat dan “Comparative and International Education Society” di Kanada. Di Indonesia, wadah para penggiat comparative education adalah “Conference Comparative Education Society of Indonesia (CESSIA).
Kehidupan di abad XXI menghendaki dilakukannya perubahan pendidikan tinggi yang bersifat mendasar. Bentuk perubahan-perubahan tersebut adalah: (i) perubahan dari pandangan kehidupan masyarakat lokal ke masyarakat dunia (global), (ii) perubahan dari kohesi sosial menjadi partisipasi demokratis (utamanya dalam pendidikan dan praktek berkewarganegaraan), dan (iii) perubahan dari pertumbuhan ekonomi ke perkembangan kemanusiaan. UNESCO (1998) menjelaskan bahwa untuk melaksanakan empat perubahan besar di pendidikan tinggi tersebut, dipakai dua basis landasan, berupa : Empat pilar pendidikan: (i) learning to know, (ii) learning to do yang bermakna pada penguasaan kompetensi dari pada penguasaan ketrampilan menurut klasifikasi ISCE (International Standard Classification of Education) dan ISCO (International Standard Classification of Occupation), dematerialisasi pekerjaan dan kemampuan berperan untuk menanggapi bangkitnya sektor layanan jasa, dan bekerja di kegiatan ekonomi informal, (iii) learning to live together (with others), dan (iv) learning to be, serta; belajar sepanjang hayat (learning throughout life).
Dalam rangka pemenuhan tuntutan perkembangan zaman, maka lembaga pendidikan sebagai tempat di kembangkan ilmu pengetahuan menjadi acuan kemajuan sebuah bangsa untuk maju. Keberhasilan pengelolaan pendidikan dengan output lulusan yang berkompeten dibidang masing-masing menjadi pendukung kemajuan suatu Negara.
 Dalam kesempatan ini kami akan mencoba mengkaji banding sistem pendidikan Kanada dengan sistem pendidikan Indonesia. Negara Kanada dipilih karena keunggulan yang dimiliki dalam sistem pendidikannya.


Kanada merupakan tempat yang ideal untuk belajar dimana orang Kanada sangat memandang tinggi proses pembelajaran dan kualifikasi dari Kanada telah dikenal di lingkungan bisnis, pemerintahan maupun praktisi akademis. Kanada juga mempunyai lingkungan yang mendukung untuk belajar sebagai pemimpin internasional dalam bidang komputer dan teknologi informasi. Kanada merupakan salah satu negara yang mempunyai lingkungan alam yang paling indah di dunia, juga merupakan negara yang mempunyai standar hidup tinggi, gaya hidup dinamis, kegiatan budaya yang beragam, serta lingkungan yang aman.
Dalam Indeks Pembangunan Manusia PBB, Kanada lebih sering menempati ranking tertinggi dibanding negara lain. Terletak di pantai laut Pasifik Kanada, Vancouver merupakan kota terbesar ketiga di negara ini. Pada tahun 2008, majalah Economist sekali lagi memilih Vancouver sebagai kota ternyaman di dunia berkat iklimnya yang sejuk dan lingkungan alamnya yang menawan, lingkungan yang  aman dan infrastruktur transportasi dan komunikasi yang sangat canggih, serta standar hidup dua juta penduduknya yang berasal dari beraneka latar belakang budaya.
Berdasarkan Indeks Pembangunan Pendidikan atau Education Development Index (EDI) dikatakan tinggi jika mencapai 0,95-1. Kategori medium di atas 0,80, sedangkan kategori rendah di bawah 0,80. Berdasarkan data dalam Education For All (EFA) Global Monitoring Report 2010 yang dikeluarkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO)  EDI Indonesia tahun 2007 adalah 0,947. Sedangkan EDI Negara Kanada pada Tahun 2007 adalah 0,990. Indonesia pada saat ini berada di urutan ke-65 dari 128 negara untuk Kawasan Asia. Sedangkan Kanada berada di urutan ke-5 untuk Negara dikawasan Eropa dengan taraf hidup yang lebih tinggi. Hal yang sangat menarik sekali untuk dikaji bagaimana keberhasilan pendidikan di Kanada. Untuk itulah dalam makalah ini akan dibahasa mengenai jenjang pendidikan di Kanada dan Indonesia.
Tujuan dari kaji banding ini adalah mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh sistem pendidikan di kedua negara. Mengkaji perbedaan tersebut berdasarkan prinsip studi perbandingan dan pada gilirannya diharapkan mampu memperoleh hasil-hasil kaji banding yang mampu memberikan kontribusi berupa saran bagi upaya pengembangan sistem pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik.
B.    Pembatasan Masalah
         Adapun yang menjadi pembahasan pada makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh
         sistem  pendidikan di kedua negara.
2.      Mengkaji perbedaan tersebut berdasarkan prinsip studi perbandingan dan
         pada gilirannya diharapkan mampu memperoleh hasil-hasil kaji banding
         yang mampu memberikan kontribusi berupa saran bagi upaya
         pengembangan sistem pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik.
C.    Rumusan Masalah
         Berdasarkan dari latar belakang diatas maka dibuat rumusan masalah
          sebagai berikut:
1.      Bagaimanakah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh sistem
         pendidikan  di Negara Kanada dan Indonesia?
         2.     Apakah perbedaan yang dimiliki oleh sistem pendidikan
     di Negara     Kanada dan Indonesia?




BAB II.
A.    Jenjang Pendidikan di Negara Kanada
Kanada merupakan salah satu negara dengan sistem pemerintahan Demokrasi Parlementer. Dengan luas 9,971,500 km² dan jumlah penduduk sekitar 28,820,671 jiwa, Canada merupakan salah satu negara tujuan wisata yang terkenal dengan air terjun Niagara, selain itu dari segi geografis lingkungan yang bersih dan udara yang segar membuat para penduduk dan para wisatawan dapat langsung beradaptasi dengan kehidupan disekitar. Kanada menduduki peringkat yang tinggi secara global seperti Global Peace Index dan Human Development Indeks PBB.
Sistem pendidikan di Kanada mencakup sekolah yang dibiayai pemerintah maupun sekolah swasta, mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan pra-universitas. Sedangkan semua universitas di Kanada adalah milik pemerintah; program yang ditawarkan mulai dari undergraduate hingga doctorate dan biasanya dimulai pada bulan September.
Pendidikan adalah tanggung jawab propinsi di bawah undang-undang Kanada, sehingga terdapat perbedaan dalam sistem pendidikan di berbagai propinsi. Walaupun demikian, taraf di seluruh negara ini secara keseluruhan tinggi yang setara dengan universitas di USA maupun negara Commonwealth lainnya.
Pendidikan di Kanada disediakan, didanai dan diawasi oleh pemerintah federal, provinsi, dan pemerintah daerah. Pendidikan berada di dalam yurisdiksi pemerintahan provinsi dan kurikulum diawasi oleh pemerintahan provinsi. Pendidikan di Kanada umumnya dibagi pada pendidikan Dasar (Primary School , Public School), kemudian pendidikan Menengah (High School) dan pendidikan tinggi (Universitas, College). Pada setiap provinsi-provinsi terdapat ada dewan sekolah yang mengawasi pelayanan pendidikan dan penyelenggaraan program-program pendidikan. Pendidikan wajib bagi penduduk kanada sampai usia 16 tahun di seluruh provinsi di Kanada, kecuali untuk Ontario dan New Brunswick, di mana usia wajib sampai 18 tahun.)

1.      Pendidikan Dasar (Primary School , Public School),
Sama seperti AS, sistim pendidikan di Kanada berbeda di setiap propinsi. Menurut UU Kanada, pendidikan merupakan tanggung jawab tiap propinsi. Umumnya anak-anak Kanada masuk taman kanak-kanak selama satu atau dua tahun pada usia 4 atau 5 tahunsecara sukarela. Semua anak masuk kelas SD pada usia 6 tahun.Lamanya masa sekolah dasar di Kanada berbeda untuk tiap propinsi.Propinsi-propinsi seperti Quebec, Ontario, dan Manitoba mempunyai masa pendidikan dasar lebih panjang dibanding propinsi lainnya.Karena di propinsi-propinsi tersebut sistim pendidikan dasar dan menengahnya hanya terdiri dari sekolah dasar dan menengah.Dengan sistim ini, seorang anak di Quebec harus menghabiskan enam tahun untuk sekolah dasar, kemudian lima tahun untuk sekolah menengah. Sebelum masuk universitas, ia harus menjalani masa pendidikan pra-universitas (disebut CEGEP) selama dua tahun.CEGEP bisa dianggap sebagai kursus tambahan yang dapat dikreditkan ke dalam kredit universitas  

2.      Pendidikan Menengah (High School)

Pendidikan Sekolah Menengah  Atas (Secondary Education) Kanada Dari Grade 9 sampai 12, biasanya siswa berumur 14/15 tahun sampai 17/18 tahun. Setelah lulus Grade 12, siswa akan mendapatkan ijasah sekolah menengah atas (high school diploma).

      Pada setiap provinsi-provinsi terdapat ada dewan sekolah yang
       mengawasi  pelayanan pendidikan dan penyelenggaraan program-
program  pendidikan. Pendidikan wajib bagi penduduk Kanada sampai
 usia 16   tahun di seluruh provinsi di Kanada, kecuali untuk Ontario dan
 New Brunswick, di mana usia wajib sampai 18 tahun.
                  Di beberapa provinsi ada beberapa pengecualian untuk tidak
 wajib  meneruskan   pendidkan pada umur 14 tahun yang dapat diberikan dalam keadaan tertentu.

Kanada mewajibkan sekolah selama 190 hari dalam setahun, secara resmi dimulai dari bulan September (setelah Hari Buruh) sampai akhir bulan Juni (biasanya hari Jumat terakhir bulan, kecuali dalam beberapa kasus di Quebec ketika itu hanya sebelum Juni 24 - provinsi hari libur )

3.      Pendidikan Tinggi (Universitas, College).
Pilihan paling popular di Kanada adalah college dan technical institute, karena menawarkan profesional program satu (1) hingga tiga (3) tahun yang termasuk magang kerja. Di dalam nya juga ditawarkan program University Transfer Program (UTP), yang memberikan peluang bagi pelajar untuk mendapatkan Bachelor Degree di universitas. Transfer kredit nilai dari dua tahun pertama di college atau university college akan menjadi bekal bagi pelajar tersebut.Biaya untuk College dan Technical Institute berkisar antara CA$ 10.000 – CA$ 15.000 per tahun.
University college menggabungkan tradisi universitas di Kanada dan college, di mana praktikal dan program akademik digabung dalam lingkungan kampus. Program yang ditawarkan seperti program degree, diploma, certificate, UTP, bahkan program English as Second Language (ESL).Kelebihan lainnya yaitu adanya student support services yang kental dan kelas-kelas yang relative kecil.Biaya untuk University College rata-rata sekitar CA$ 20.000 – CA$ 25.000 per tahun.
Kanada memiliki banyak universitas dan akademi yang tersebar di tiap wilayah dalam kota maupun di luar kota. Pada tahun 1663, seminari Quebec menjadi institusi pendidikan tingkat lanjut pertama di negeri cikal bakal Kanada. Institut berbahasa Inggris pertama adalah universitas New Brunswick yang pertama kali membuka pintunya untuk mahasiswa pada tahun 1785. Kebanyakan universitas Kanada dibiayai oleh negara, dan semua menjaga kualitas secara konsisten tanpa memandang lokasinya.
Kesemuanya menjaga mutu pendidikan akademis secara otonomi. Jumlah mahasiswa di setiap universitas bervariasi dari 35000 sampai kurang dari 1000.Sebagai tambahan, banya universitas memiliki mahasiswa-mahasiswa yang belajar part-time dan tingkat lanjut (S2dan S3).
B.        Mengapa Memilih Kanada
  • Mutu Pendidikan yang tinggi dan diakui secara international.
  • Metode pengajaran di Kanada akan mempersiapkan murid dgn keterampilan yang diperlukan menghadapi pasar global.
  • Tersedia beraneka ragam pilihan bidang studi yg dapat dipilih sesuai dgn minat dan kemampuaan murid.
  • Biaya Pendidikan yang kompetitif.
  • Lingkungan hidup dan belajar yang aman.
  • Lingkungan yang ramah dengan masyarakat multicultural
  • Lingkungan alami yang paling indah di dunia dgn keragaman geografis dan aktivitas luar rumah yg tersohor.
  • Negara berteknologi tinggi dgn reputasi internasional
  • Pelajar diizinkan untuk bekerja paruh waktu selama kuliah
  • Negara dengan Dwi bahasa, Perancis dan Inggris
  • Kesempatan untuk migrasi ke Canada dan berkarier di Canada selama 2 thn setelah lulus
1.      Post Secondary Education Kanada
Colleges, institusi dan lembaga pendidikan non-gelar Kanada lainnya menawarkan program sertifikat dan diploma di beragam bidang semi profesional dan bidang teknik yang beragam, sedangkan universitas menawarkan program S1 dan university college biasanya menawarkan program S1, diploma dan sertifikat. Meskipun begitu, beberapa sekolah juga menawarkan program S1 dan beberapa universitas menawarkan program sertifikat dan diploma.
2.      Diploma dan Sertifikat
  • Tersedia di college, community colleges, institusi teknik dan kejuruan.
  • Siswa sudah harus lulus dari sekolah menengah atas.
  • Durasi program 1-3 tahun.
  • Program 1 tahun akan mendapatkan sertifikat. Jika mengambil kursus tambahan, akan mendapatkan sertifikat lanjutan (advanced certificates).
  • Program transfer ke universitas juga ditawarkan di college tertentu.
3.      Gelar S1
  • Ditawarkan di universitas, university college dan institut.
  • Siswa sudah harus lulus sekolah menengah atas.
  • Program S1 berlangsung selama 3-4 tahun, tergantung dari masing-masing provinsi dan apakah program yang diambil merupakan program umum atau khusus.
  • Program Diploma dan certificate juga ditawarkan di beberapa institut.
  •  Gelar S1 Honours diberikan untuk jurusan atau pencapaian bidang akademik yang lebih tinggi.
4.      Gelar S2
  • Durasi program umumnya adalah 2 tahun.
  • Siswa sudah harus mendapatkan gelar S1 atau S1 Honours.
  • Salah satu syarat penerimaan untuk program MBA adalah siswa harus lulus ujian GMAT dan mempunyai pengalaman kerja yang relevan.
  • Siswa yang ingin mengambil jurusan Science harus lulus ujian GRE.
  • Setelah tamat siswa berhak mendapatkan kegelar Master
5.      Gelar S3
  • Durasi program umumnya adalah minimum 3 tahun.
  • Siswa sudah harus mempunyai gelar S2.
  • Dan mempuyai IPK rata-rata 3 selama S2
  • Salah satu syarat penerimaan untuk program MBA adalah siswa harus lulus ujian GMAT dan mempunyai pengalaman kerja yang relevan.
  • Siswa yang ingin mengambil jurusan Science harus lulus ujian GRE.
  • Setelah selesai siswa menyandang gelar Doktoral
C.        Sistem pendidikan Indonesia
            1.         Sistem Pendidikan nasional Indonesia terdiri dari  beberapa jenis
            pendidikan, yaitu:
1.      Pendidikan umum memprioritaskan perluasan pengetahuan umum dan perbaikan keterampilan siswa. Spesialisasi pendidikan dibutuhkan dikelas 12.
2.      Pendidikan vokasional mempersipkan siswa dalam  mempersipkan   sejumlah keterampilan vokasional yang dibutuhkan para pekerja.
3.      Pendidikan berkebutuhan khusus memberikan keterampilan
                     dan kemampuan penting bagi siswa dengan keterbatas
                     fisik  dan mental
4.      Pendidikan kedinasan bertujuan meningkatkan kemampuan yang dibutukan sebagai persiapan sebagai calon pegawai negeri sipil departemen   pemerintahtan dan non departemen.
5.      Pendidikan agama mempersiapkan siswa untuk berperan yang
                     menuntut pengetahuan khusus tentang agama dan
                     pelajaran   yang terkait.
6.      Pendidikan yang berorientasi akademik berfokus kepada perbaikan penguasaan sain
7.      Pendidikan professional mempersiapkan siswa untuk menguasai  spesialisasi pekerjaan yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan.
       2. Jenjang Pendidikan
Sistem pendidikan formal terdiri dari beberapa jenjang pendidian, yaitu sekolah dasar, sekolah menengah dan pendidikan tinggi. Pendidikan pra sekolah juga termasuk didalam sistem pendidikan nasional Indonesia.
a.      Pendidikan Pra Sekolah
Pendidikan pra sekolah bertujuan menstimulasi pertumbuhan fisik dan mental siswa diluar keluarga sebelum memasuki pendidikan sekolah dasar. Tujuan pendidikan pra sekolah adalah memberikan dasar pertumbuhan dan perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, keterampilan dan inisiatif. Tipe-tipe penddikan pra sekolah yang ada adalah taman kanak-kanak dan kelompok bermain. Taman kanak-kanak adalah bagian dari pendidikan dasar sedangkan kelompok bermain berada diluar system persekolahan. Pendidikan pra sekolah diberikan kepada anak dari usia 4 sampai dengan 6 tahun yang mempunyai masa pendidikan satu atau dua tahun pendidikan, sedangkan kelompok bermain diikuti oleh anak-anak yang berusia dibawh tiga tahun.
b.      Pendidikan Dasar
Pendidikan dasar merupakan dasar dari pendidikan Sembilan tahun, yang terdiri dari enam tahun disekolah dasar dan tiga tahun di sekolah menengah pertama. Tujuan dari pendidikan dasar adalah untuk memberikan siswa ketermapilan dasar untuk mengembangkan diri mereka sendiri sebgai individu, anggota masyarakat, warga Negara dan anggota mahluk hidup, demikan juga untuk melanjutkan studi mereka ke sekolah menengah.
Sekolah dasar (SD) menyelanggarakan program pendidikan enam tahun.hal ini terdiri dari dua tipe pendidikan yang berbeda, yaitu sekolah dasar umum dan sekolah dasar bagi anak cacat. (SDLB)
Program pendidikan sekolah menengah pertama berlangsung selama tiga tahun setelah eman tahun pendidikan dasar. Seperti juga di sekolah dasar, sekolah menegah pertama terdiri dari sekolah menengah pertama umum dan sekolah menegah pertama bagi anak cacat. (SMPLB).
Selain itu juga ada sekolah dasar islam yang dilaksanakan oleh kementerian agama. dasar Sekolah dasar islam (Madrasah Ibtidaiyah atau MI) sama dengan sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama islam (Madrasah tsanawiyah atau MTs) yang sama dengan sekolah menegah pertama (SMP).
Muatan kurikulum skolah dasar terdiri dari Pancasila, agama, pendidikan kewarga negaraan, bahasa Indoneisa, membaca dan menulis, matematika, aritmatika, sain dan teknologi, geografi, sejarah nasional dan dunia, kerajinan tangan dan seni, pendidikan kesehatan jasmani, menggambar, bahasa Inggris dan muatan local. Kesemua itu bukan nama mata pelajaran, tetapi hanya istilah dalam hal pembelajaran yang membebtuk kepribadian dan elemen kemampuan yang diajarkan dan ditingngkatkan melalui pendidikan dasar.
c.       Pendidikan Menengah
Jenis pendidikan menengah adalah sekolah menengah umum, sekolah menengah kejuruan, sekolah menengah agama, sekolah menegha kedinasan. Sekolah menengah umum memberikan prioritas untuk memperluas pengetahuan dan mengembangkan keterampilan siswa dan mempersiapkan mereka untuk melanjutkan untuk melanjutkan dtusi mereka ke pendidikan tinggi. Pendidikan sekolah menengah kejuruan memberikan prioritas untuk memperluas keterampilan kerja dan menekan pada persiapan siswa untuk memasuki dunia kerja dan memperluas sikap professional. Pendidikan sekolah menengah keagamaan memberikan prioritas terhadap penguasaan pengetahuan khusus keagamaam. Pendidikan sekolah menegah kedinasan yang menekankan pada perbaikan kemampuan dalam melaksanakan tugas pelayanan pegawai negeri sipil atau calon pegawai negeri sipil. Pendidikan sekolah menengah khusus ditujukan dan dirancag bagi siswa yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental .Di Indonesia setiap jenjang pendidikan harus melalui ujian nasional apa bila hendak melanjutkan kejenjang selanjutnya. Demikian pula ketika akan melanjutkan ke perguruan tinggi para siswa harus mengikuti SPMB yang terpusat.
d.      Pendidikan Tinggi di Indonesia
Pelaksanaan pendidikan tinggi diatur pemerintah dalam peraturan pemerintah republik indonesia Nomor 60 tahun 1999 Tentang Pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi terdiri atas pendidikan akademik dan pendidikan profesional. Perguruan tinggi dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut dan universitas. Pendidikan akademik merupakan pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan. Pendidikan profesional merupakan pendidikan yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu.
Satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi disebut perguruan tinggi, yang dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut atau universitas. Akademi menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam satu cabang atau  sebagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian tertentu.
Politeknik menyelenggarakan program pendidikan profesional dalam
sejumlah bidang pengetahuan khusus. Sekolah tinggi menyelenggarakan program pendidikan akademik atau profesional dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu. Institut menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/atau profesional dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian yang sejenis.
Universitas menyelenggarakan program pendidikan akademik atau profesional dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian tertentu.
Penyelenggara perguruan tinggi adalah Departemen, departemen lain, atau pimpinan lembaga Pemerintah lain bagi perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, atau badan penyelenggara perguruan tinggi swasta bagi perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat.
Departemen adalah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Menteri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendidikan nasional. Menteri lain atau pimpinan lembaga Pemerintah adalah pejabat yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan satuan pendidikan tinggi di luar lingkungan Departemen.
1.         Diploma dan Sertifikat
·  Tersedia di lembaga pendidikan yang mendapat izin penyelenggaraan dari Depdiknas
·  Siswa sudah harus lulus dari sekolah menengah atas.
·  Durasi program umumnya 1-3 tahun.
·  Program 1 tahun akan mendapatkan sertifikat. Jika mengambil kursus tambahan, siswa akan mendapatkan sertifikat lanjutan (advanced certificates).
·  Program alih program ke universitas juga ditawarkan di lembaga pendidikan tertentu.
         2.            Gelar S1
·  Ditawarkan di universitas, sekolah tinggi dan institut.
·  Siswa sudah harus lulus sekolah menengah atas.
·  Program S1 umumnya berlangsung selama 3-4 tahun.
·  Program Diploma dan certificate juga ditawarkan di beberapa institut.
·  Umumnya gelar S1 Honours diberikan untuk jurusan atau pencapaian bidang akademik yang lebih tinggi.

     
           3.          Gelar Pascasarjana (Gelar S2 )
                      Durasi program umumnya adalah 2 tahun.
·  Siswa sudah harus mendapatkan gelar S1.
·  Salah satu syarat penerimaan untuk program Pascasarjana adalah siswa harus lulus ujian TOEFL, Tes Potensian Academik, Tes Bidang Ilmu, wawancara dan matrikulasi
·  Calon mahasiswa boleh dari lintas program (atau tidak linier)
·  Calon siswa harus mendapatkan rekomendasi dari dosen atau atasan bila sudah bekerja.
·  Gelar yang disandang untuk lulusan S2 adalah Magister
4.   Gelar S3
·  Durasi program umumnya adalah minimum 3 tahun.
·  Siswa sudah harus mempunyai gelar S2.
·  Salah satu syarat penerimaan untuk program TOEFL, Tes Potensial Akademik, Tes bidang ilmu dan wawancara.
·  Calon siswa harus mengajukan proposal disertasi sebelum mengikuti perkuliahan
·  Gelar yang diberikan setelah mengikuti pendidikan yaitu Doktoral
   Pendidikan akademik terdiri atas Program Sarjana dan Program Pasca Sarjana. Program Pasca Sarjana meliputi Program Magister dan Program Doktor. Pendidikan profesional terdiri atas Program Diploma I, Diploma II, Diploma III, dan Diploma IV. Pendidikan akademik dan pendidikan profesional diselenggarakan dengan cara tatap muka dan/atau jarak jauh.



Tabel 1: Perbandingan Pendidikan Diploma
Kanada
Indonesia
1.Tersedia di college, community colleges, institusi teknik dan kejuruan.

2.Siswa sudah harus lulus dari sekolah menengah atas.
3.Durasi program 1-3 tahun.
4.Program 1 tahun akan mendapatkan sertifikat. Jika mengambil kursus tambahan, siswa akan mendapatkan sertifikat lanjutan (advanced certificates).
 5.Program transfer ke universitas juga ditawarkan di college tertentu.
1.Tersedia di lembaga pendidikan yang mendapat izin penyelenggaraan dari Depdiknas
2.Siswa sudah harus lulus dari sekolah menengah atas.
3.Durasi program 1-3 tahun.
4.Program 1 tahun akan mendapatkan sertifikat. Jika mengambil kursus tambahan, siswa akan mendapatkan sertifikat lanjutan (advanced certificates).
5.Program alih program ke universitas juga ditawarkan di lembaga pendidikan tertentu.








Tabel 2 : Perbandingan Pendidikan Strata 1
KANADA
INDONESIA
• Ditawarkan di universitas, university college dan institut.
• Siswa sudah harus lulus sekolah menengah atas.
• Program S1 selama 3-4 tahun, tergantung dari masing-masing provinsi dan apakah program yang diambil merupakan program umum atau khusus.
• Program Diploma dan certificate juga ditawarkan di beberapa institut.
• Umumnya gelar S1 Honours diberikan untuk jurusan akademik yang tinggi.
• Ditawarkan di universitas, sekolah tinggi dan institut.
• Siswa sudah harus lulus sekolah menengah atas.
• Program S1 selama 3-4 tahun.
• Program Diploma dan certificate juga ditawarkan di beberapa institut.
• Umumnya gelar S1 Honours diberikan untuk jurusan atau pencapaian bidang akademik yang lebih tinggi.
Tabel 3 : Perbandingan Pendidikan S-2
KANADA
INDONESIA
• Ditawarkan di universitas, university college dan institut.
• Siswa sudah harus lulus sekolah menengah atas.
• Program S1 umumnya berlangsung selama 3-4 tahun, tergantung dari masing-masing provinsi dan apakah program yang diambil merupakan program umum atau khusus.
• Program Diploma dan certificate juga ditawarkan di beberapa institut.
• Umumnya gelar S1 Honours diberikan untuk jurusan atau pencapaian
• Ditawarkan di universitas, sekolah tinggi dan institut.
• Siswa sudah harus lulus sekolah menengah atas.
• Program S1 umumnya berlangsung selama 3-4 tahun.
• Program Diploma dan certificate juga ditawarkan di beberapa institut.
• Umumnya gelar S1 Honours diberikan untuk jurusan atau pencapaian bidang akademik yang lebih tinggi.

 

Tabel 4 : Perbandingan Pendidikan S-3


Kanada
Indonesia
1.Durasi program umumnya adalah minimum 3 tahun.
2.Siswa sudah harus mempunyai gelar S2.

3.Dan mempuyai IPK rata-rata 3 selama S2



4.Salah satu syarat penerimaan untuk program MBA adalah siswa harus lulus ujian GMAT dan mempunyai pengalaman kerja yang relevan.
5.Siswa yang ingin mengambil jurusan Science harus lulus ujian GRE.

6.Setelah selesai siswa menyandang gelar Doktoral
1.Durasi program umumnya adalah minimum 3 tahun.
2.Siswa sudah harus mempunyai gelar S2.
3.Salah satu syarat penerimaan untuk program TOEFL, Tes Potensial Akademik, Tes bidang ilmu dan wawancara.
4.Calon siswa harus mengajukan proposal disertasi sebelum mengikuti perkuliahan


5.Gelar yang diberikan setelah mengikuti pendidikan yaitu Doktoral





BAB III
Kesimpulan
Pengelolaan pendidikan dikedua Negara tidak terlalu jauh berbeda. Pendidikan di Kanada di kelola oleh masing-masing provinsi. Pendanaan dibiayai oleh pemerintah. Pemerintah kanada memberikan perhatian yang sangat besar pada bidang pendidikan. Dengan biaya pendidikan yang terjangkau untuk seluruh penduduk memungkinkan anak-anak kanada mengakses pendidikan sampai keperguruan tinggi.
Salah satu upaya yang bisa dijadikan starting point bagi upaya perbaikan dan pengembangan sistem pendidikan Indonesia adalah dengan mengetahui kelemahan dan kelebihannya. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan KAJI banding dengan sistem negara Kanada, sehingga bisa menjadi gambaran bagi kita, bagaimana kita bisa memperkuat sistem pendidikan Indonesia dan memperbaiki kekurangan yang ada. Melalui peningkatan kualitas sistem pendidikan Indoneisa, kelak Indonesia akan menjadi bangsa yang maju dan berada di barisan terdepan dalam usaha mewujudkan dunia yang lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Agustiar Syah Nur, (2001), Perbandingan sistem pendidikan, Bandung : Lubuk Agung.
Alwasilah An International Comparative Study of School Curriculum, Chaedar. 2008. Filsafat Bahasa dan Pendidikan. Bandung:Rosda.
Syah Nur, Agustiar. 2001. Perbandingan Sistem Pendidikan 15 Negara. Bandung: Lubuk Agung.
      











PERBANDINGAN PENDIDIKAN DI NEGARA KANADA DAN INDONESIA

Diajukan untuk memenuhi tugas kelompok
Mata Kuliah Perbandingan Sistem  Pendidikan



LOGO UNINUS










Disusun oleh:
Hj.Lilis Rohaeti      NIS.4103810312008
          Endang Suhendar    NIS.4103810312008
          Purwati Daisah         NIS.4103810312022




PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN
PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
2012

DAFTAR ISI
BAB I Pendahuluan..................................................................................................1
BAB II Jenjang Pendidikan Di Negara Kanada.......................................................5
BAB III  Kesimpulan............................................................................................19
Daftar Pustaka........................................................................................................20
















Kata pengantar
Bismillahirrohmanirrohim
Assalmu Alaikum Wr. Wb.
Segala puji dan syukur kami haturkan hanya kepada Allah SWT. yang telah memberikan kenikmatan Iman, Islam dan kesehatan , sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini sesuai waktunya, dengan judul Perbandingan sistem pendidikan di Indonesia dengan di Kanada.
Salawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW. Rasul yang terahir yang telah membawa umat Islam dari alam jahiliyah menuju alam ilmiyah yang penuh barakah ini.
Selanjutnya kami mengcapkan banyak terima kasih kepada dosen pengampu yang terhormat bapak Dr. H. ADJAT SUDRAJAT, M.Pd, yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada kami, sehingga makalah ini dapat terselesaikan.
Juga kami haturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam penulisan makalah ini , begitu juga kami mohon maaf apabila dalam penulisan ini terdapat banyak kesalahan dan kekurangan sehingga saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan.
Billahi taufiq walhidayah
Wassalamu alaikum Wr. Wb.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar